SOSIALISASI KEWASPADAAN DAN PENANGANAN BENCANA DI WILAYAH KECAMATAN KRATON
- Dec 02, 2025
- Taufik Hidayat
Selasa,(2/12) kecamatan kraton melaksanakan kegiatan sosialisasi kewaspadaan dan penanganan bencana di wilayah kecamatan kraton.di pendopo kecamatan kraton di hadiri oleh sekretaris desa sewilayah kraton dan peserta dari lembaga lain, Ansor, NU, karang taruna dan tagana.
Saiful Anwar membuka acara dengan sambutan nya, kewaspadaan di wilayah kecamatan kraton harus terus di tingkatkan, mudah mudahan kegiatan saat ini ada manfaatnya bagi warga kecamatan kraton.
Danramil Kraton menegaskan, kita harus selalu rutin membersihkan saluran air agar aliran air lancar sehingga tidak terjadi bencana, dalam seminggu terakhir cuaca tidak menentu.
Cara menangani dan mitigasi, meminimalisir korban, apa yang nanti di terangkan bisa di praktekkan di lapangan. Petuah Kapolsek kraton.
Arujatur Reza wicaksono Nara sumber dari BPBD kabupaten Pasuruan memberikan materi, bumi ada dinamika nya, fenomena bencana hal yang lumrah dinamika, yang menjadikan bencana adalah manusia nya. Yang tidak terprediksi sampai saat ini angin kencang, indikasinya bis Adi lihat dari perubahan suhu. Ancaman bencana yang sering terjadi di wilayah kabupaten Pasuruan antara lain, banjir, angin puting beliung dan lain-lain.
Setiap daerah yang sering terjadi bencana bisa melaksanakan sosialisasi penanganan bencana di masyarakat. Ada peringatan dini di tingkat bawa, ada informasi cepat kepada BPBD, akan segera di kaji cepat lalu melaksanakan penanganan darurat di wilayah tersebut.
Ada tiga Selter di wilayah kabupaten Pasuruan di Pandaan, rejoso dan Winongan. Ini sebagai tanggal bencana darurat di masing-masing Selter.
Dinas sosial, Edi Susanto bidang perlindungan dan kebencanaan, Tagana (taruna siaga bencana) di kabupaten Pasuruan sejumlah enam puluh orang, anggota nya dari masyarakat yang punya kepedulian terhadap tanggap bencana. Ada empat wilayah tagana, barat,timur, selatan dan Utara, anggota harus rela meluangkan waktu apabila sewaktu-waktu ada bencana.
Data penduduk harus valid ketika berapakah lansianya, balitanya apabila terjadi bencana sudah siap evakuasi dan yang harus di lakukan penanganan bencananya. Ada sarana call senter 112 yang bisa di buat laporan bencana apabila terjadi.