WISUDA SEKOLAH LAPANG PETERNAKAN TERINTEGRASI KABUPATEN PASURUAN

  • Nov 29, 2025
  • Taufik Hidayat

   Malang, wisuda sekolah lapang peternakan terintegrasi Dinas peternakan kabupaten Pasuruan di laksanakan di ruang auditorium fakultas universitas Brawijaya Malang, yang di hadiri oleh peserta sekolah lapang di tiga belas titik, Sabtu (29/11).

      Ada tiga ratus lima puluh calon wisudawan yang akan di wisuda dari sembilan komiditas antara unggas petelur dan pedaging, 

    Tri Eko susilorini selaku kepala sekolah lapang memberikan sambutan, sekolah lapang terwujud atas kerjasama antara pemerintah kabupaten Pasuruan dan universitas Brawijaya Malang, di mulai dari bulan Juni sampai bulan Nopember tahun dua ribu dua puluh lima, ada sembilan komiditas antar lain unggas petelur dan pedaging, peternak domba dan sapi serta pengelolaan hasil peternakan. Peternak tidak harus pekerja keras juga harus pekerja cerdas, ilmu yang di dapat bisa bermanfaat bila di kerjakan. Trima kasih kepada dekan fakultas peternakan universitas Brawijaya Malang.

     Halim Nasir, dekan fakultas peternakan universitas Brawijaya Malang memberikan sambutan, slogan "siap jadi juragan, sogih_sogih_sogih". Bagus sekali, Harapannya program ini diteruskan, kalau saat ini di management nya maka seterusnya di bidang UMKM nya. Kabupaten Pasuruan sudah mendapatkan reward dari detik Pasuruan terpuji. Universitas Brawijaya terus berbakti kepada masyarakat. Kalau saat ini belum terintegrasi antara pertanian dan peternakan. Trimakasih kepada bupati Pasuruan yang telah mendanai kegiatan tersebut.

      Saifuddin Ahmad, asisten bidang perekonomian dan pembangunan kabupaten Pasuruan,  kegiatan ini berdasarkan PMK tahun 2024 tentang penggunaan DHBHC, perbun Pasuruan, kegiatan ini di danai dari dan bagi hasil cukai, seluruh peserta telah melalui materi mulai dari management dan pengelolaan dan pemasaran, program ini terintegrasi dengan akademisi yaitu universitas Brawijaya Malang. Selain mendapatkan ilmu peserta juga mendapatkan alat peternakan dan tanaman makan ternak. Harapannya kegiatan ini bermanfaat bagi peternak di mas yang akan datang.

    Sobih Asrori, wakil bupati Pasuruan memberikan pesannya, mencari ilmu tidak ada batasnya, hari ini merupakan momentum berharga, ini adalah komiditas "rojokoyo" yang bisa membuat kaya bagi peternak nya, ini adalah bekal strategis bagi peserta semua, kita bersyukur kegiatan ini selokah lapang pertama dan semoga tahun depan bisa melaksanakan lagi, keberhasilan nya bukan dari kelulusan para peserta tapi dari sejauhmana ilmu itu dapat di terapkan di lapangan, praktik peternakan yang modern dan higienis berkelanjutan dan berorientasi pasar. Menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan ketahanan pangan daerah. Selamat kepada seluruh peserta yang di wisuda saat ini semoga bermanfaat.